<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Rapat Koordinasi BNP2TKI &#8211; SEAMOLEC &#8211; Depdiknas</title>
	<atom:link href="http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Dec 2008 01:06:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: shanti</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-8</link>
		<dc:creator>shanti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 01:06:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-8</guid>
		<description>Bila ingin bekerja ke luar negeri ada tujuh langkah menuju Korea secara aman, tidak tertipu.

   1. Belajar bahasa Korea karena syarat ini mutlak adanya sedangkan pekerjaan tidak sulit-sulit benar. Di samping bahasa, Anda harus lulus tes KLPC, jika CTKI belum bisa berbahasa Korea lupakan saja keinginan bekerja ke Korea karena pendaftaran akan ditolak dan buang-buang waktu serta uang saja. Biaya kursus bahasa Korea sampai mahir rata-rata diperlukan dana Rp 1.000.000. Besar kecilnya anggaran sangat tergantung tempat dan pasilitas belajar sehingga tidak perlu jauh-jauh jika ada di daerah Anda sudah cukup.
   2. Test Korean Languits Proficiency Test (KLPC), kapan dan di mana Anda bisa mencari informasinya akan diumumkan di www bnp2tki.go.id.
   3. Chek up Kesehatan. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 350.000.
   4. Membuat paspor, dana yang diperlukan sekitar Rp 270.000.
   5. Bila seluruhnya telah tersusun rapi Anda antar fotocopi paspor, ijazah terakhir, medical chek dan hasil tes KLPC lewat pos, juga bisa ke alamat BNP2TKI Jalan Jenderal MT. Haryono, Jakarta Selatan atau cari alamatnya di websitenya paling bawah sertakan nomor telepon selular Anda di dalamnya.
   6. Nah, selanjutnya Anda harus rajin melihat pengumuman di www bnp2tki.go.id minimal satu minggu sekali. Apabila telah disending berarti pendaftaraan Anda telah dikirim ke Korea. Apabila telah di SLC berarti sudah ada perusahaan di Korea yang menerima tinggal tunggu panggilan saja.
   7. Jika Anda telah mendapat panggilan, Anda juga harus hati-hati jika Anda mendapat penawaran dari seseorang yang mengaku dapat mempermudah prosesnya, langsung tolak saja. Jika memang telah mendapat panggilan, datangi langsung alamat BNP2TKI lakukan pembayaran Rp 5.455.000 dan terus persiapan terakhir pemberangkatan PAP. Nah sampai tahap ini berarti Anda sudah sampai di penghujung tinggal tunggu proses pemberangkatan. Dan siap untuk bekerja ke Korea... !(zul)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bila ingin bekerja ke luar negeri ada tujuh langkah menuju Korea secara aman, tidak tertipu.</p>
<p>   1. Belajar bahasa Korea karena syarat ini mutlak adanya sedangkan pekerjaan tidak sulit-sulit benar. Di samping bahasa, Anda harus lulus tes KLPC, jika CTKI belum bisa berbahasa Korea lupakan saja keinginan bekerja ke Korea karena pendaftaran akan ditolak dan buang-buang waktu serta uang saja. Biaya kursus bahasa Korea sampai mahir rata-rata diperlukan dana Rp 1.000.000. Besar kecilnya anggaran sangat tergantung tempat dan pasilitas belajar sehingga tidak perlu jauh-jauh jika ada di daerah Anda sudah cukup.<br />
   2. Test Korean Languits Proficiency Test (KLPC), kapan dan di mana Anda bisa mencari informasinya akan diumumkan di www bnp2tki.go.id.<br />
   3. Chek up Kesehatan. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 350.000.<br />
   4. Membuat paspor, dana yang diperlukan sekitar Rp 270.000.<br />
   5. Bila seluruhnya telah tersusun rapi Anda antar fotocopi paspor, ijazah terakhir, medical chek dan hasil tes KLPC lewat pos, juga bisa ke alamat BNP2TKI Jalan Jenderal MT. Haryono, Jakarta Selatan atau cari alamatnya di websitenya paling bawah sertakan nomor telepon selular Anda di dalamnya.<br />
   6. Nah, selanjutnya Anda harus rajin melihat pengumuman di www bnp2tki.go.id minimal satu minggu sekali. Apabila telah disending berarti pendaftaraan Anda telah dikirim ke Korea. Apabila telah di SLC berarti sudah ada perusahaan di Korea yang menerima tinggal tunggu panggilan saja.<br />
   7. Jika Anda telah mendapat panggilan, Anda juga harus hati-hati jika Anda mendapat penawaran dari seseorang yang mengaku dapat mempermudah prosesnya, langsung tolak saja. Jika memang telah mendapat panggilan, datangi langsung alamat BNP2TKI lakukan pembayaran Rp 5.455.000 dan terus persiapan terakhir pemberangkatan PAP. Nah sampai tahap ini berarti Anda sudah sampai di penghujung tinggal tunggu proses pemberangkatan. Dan siap untuk bekerja ke Korea&#8230; !(zul)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bagus juga programnya,tapi bagaimana mengenai biayanya?gratis/bayar kah?</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-7</link>
		<dc:creator>Bagus juga programnya,tapi bagaimana mengenai biayanya?gratis/bayar kah?</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 12:10:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-7</guid>
		<description>Www.fuyu_edelwise@plasa.net</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Www.fuyu_edelwise@plasa.net" rel="nofollow">http://Www.fuyu_edelwise@plasa.net</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SISWOYO</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-6</link>
		<dc:creator>SISWOYO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 00:01:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-6</guid>
		<description>Saya pikir mereka harus kita didik sehingga pulang ke indonesia mereka punya kompetensi baru yang dapat dikembangkan, mungkin MGMP ke depan bisa sebagai comunity learning centernya ? he..he</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pikir mereka harus kita didik sehingga pulang ke indonesia mereka punya kompetensi baru yang dapat dikembangkan, mungkin MGMP ke depan bisa sebagai comunity learning centernya ? he..he</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gatothp2000</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-5</link>
		<dc:creator>gatothp2000</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 16:48:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-5</guid>
		<description>@dear all, terimakasih masukannya, tinggal bgmn kita menfasilitasi siapapun yg terkait dgn lapangan kerja, tidak tergangu peluang utk meningkatkan dirinya...melalui pendidikan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@dear all, terimakasih masukannya, tinggal bgmn kita menfasilitasi siapapun yg terkait dgn lapangan kerja, tidak tergangu peluang utk meningkatkan dirinya&#8230;melalui pendidikan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M.nasir</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-4</link>
		<dc:creator>M.nasir</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 02:00:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-4</guid>
		<description>bisa dimatchkan dengan program SPRI neh
untuk pendataaanya, karena di SPRI telah terdata identitas TKI yang akan berangkat Ke LN lewat Kanim Khusus di Tangerang, gimana ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa dimatchkan dengan program SPRI neh<br />
untuk pendataaanya, karena di SPRI telah terdata identitas TKI yang akan berangkat Ke LN lewat Kanim Khusus di Tangerang, gimana ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Harry Anggono</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-3</link>
		<dc:creator>Harry Anggono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 10:28:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-3</guid>
		<description>Sedikit masukan perihal TKI dan sekolah Indonesia di luar negeri.
Yang pernah saya kunjungi antara lain yang di Bangkok dan Belanda, dimana sekolah Indonesia yang disana gurunya sering kesulitan dengan materi yang disesuaikan dengan di Indonesia. mengingat seorang Guru disana paling tidak harus menguasai lebih dari satu mata pelajaran yang siswanya antara satu hingga sepuluh orang dari tingkat SD hingga SMA. Permasalahana orang tua siswa saat kembali Ind akan susah penyesuaian pelajarnnya anaknya dengan yang di Indonesia. Ini memerlukan materi yang sesuai, syukur berbentu interaktif.
Kedua banyak tenaga kerja yang mayoritas pembantu rumah tangga (di Hong Kong) mereka memerlukan tambahan pelajaran untuk bekal mandiri ketika kembali ke Indonesia. Akses Internet mudah dijangkau atau tak bermasalah. namun mereka sering kurang informasi. sangat tepat bila teknologi tepat guna atau sejenis bisa diberikan ke mereka melalui PJJ. Dengan demikian mereka juga merasakan andil kita memikirkan mereka.
Hry</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit masukan perihal TKI dan sekolah Indonesia di luar negeri.<br />
Yang pernah saya kunjungi antara lain yang di Bangkok dan Belanda, dimana sekolah Indonesia yang disana gurunya sering kesulitan dengan materi yang disesuaikan dengan di Indonesia. mengingat seorang Guru disana paling tidak harus menguasai lebih dari satu mata pelajaran yang siswanya antara satu hingga sepuluh orang dari tingkat SD hingga SMA. Permasalahana orang tua siswa saat kembali Ind akan susah penyesuaian pelajarnnya anaknya dengan yang di Indonesia. Ini memerlukan materi yang sesuai, syukur berbentu interaktif.<br />
Kedua banyak tenaga kerja yang mayoritas pembantu rumah tangga (di Hong Kong) mereka memerlukan tambahan pelajaran untuk bekal mandiri ketika kembali ke Indonesia. Akses Internet mudah dijangkau atau tak bermasalah. namun mereka sering kurang informasi. sangat tepat bila teknologi tepat guna atau sejenis bisa diberikan ke mereka melalui PJJ. Dengan demikian mereka juga merasakan andil kita memikirkan mereka.<br />
Hry</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Laili Ivana, S.Pd.</title>
		<link>http://diklasri.wordpress.com/2008/07/09/rapat-koordinasi-bnp2tki-seamolec-depdiknas/#comment-2</link>
		<dc:creator>Laili Ivana, S.Pd.</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 03:24:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://diklasri.wordpress.com/?p=3#comment-2</guid>
		<description>Salut! Sebagai pahlawan devisa mereka memang harus mendapatkan perhatian tidak hanya keamanan, keselamatan, kesehatan, melainkan juga pendidikan. Mudah-mudahan program pedidikan ini membawa manfaat bagi mereka. 
Pertanyaan saya:
1. Program ini gratis atau tidak?
2. Membutuhkan/membuka lowongan tenaga pengajar atau tidak?
Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut! Sebagai pahlawan devisa mereka memang harus mendapatkan perhatian tidak hanya keamanan, keselamatan, kesehatan, melainkan juga pendidikan. Mudah-mudahan program pedidikan ini membawa manfaat bagi mereka.<br />
Pertanyaan saya:<br />
1. Program ini gratis atau tidak?<br />
2. Membutuhkan/membuka lowongan tenaga pengajar atau tidak?<br />
Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
